DIKES LOBAR MANTAPKAN GERMAS MELALUI RAKERKESDA

Foto untuk : DIKES LOBAR MANTAPKAN GERMAS MELALUI RAKERKESDA
Share

Giri Menang, Jum’at 19 Mei 2017 – Dinas Kesehatan Kabupaten  Lombok Barat (Lobar) mulai menyusun rencana kerja program tahun 2018 dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2017 di Hotel Aruna Senggigi, Jum’at (19/5). Rakerkesda dibuka langsung oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid. Kegiatan yang juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan NTB, sejumlah Kepala SKPD Lobar dan Perwakilan BPJS ini rencananya akan berlangsung selama dua hari (19-20 Mei 2017).

Kepala Dikes Lobar, H. Rachman Sahnan Putra mengatakan, selain untuk evaluasi kegiatan dan penyusunan rencana kerja 2018, dengan mengusung tema Melalui Gerakan Masyarakat hidup sehat (Germas) dan Penguatan Sistem Informasi Kesehatan, Kita Wujudkan Masyarakat Lombok Barat Yang Sehat, Bugar dan Produktif, Rakerkesda juga bertujuan mewujudkan program Indonesia Sehat.

“Outputnya nanti di setiap puskesmas akan dilakukan penajaman kegiatan dan program dalam rangka mendukung program pusat yaitu program Indonesia Sehat,” ungkapnya.

Rahman menambahkan, implementasi di lapangan nantinya setiap Kepala Puskesmas dan jajarannya akan turun mendatangi warga dari rumah ke rumah untuk dilakukan pendataan kesehatan keluarga.

“Dengan begitu jika ditemukan permasalahan ketika didata bisa langsung dicarian solusinya.  Pendekatan yang dilakukan yaitu melalui pendekatan program sehingga bisa lebih efektif dan efisien dengan harapan masyarakat jadi lebih sehat dan produktif,” jelasnya.

Bupati H. Fauzan Khalid menyambut baik dan siap mendukung apa yang disampaikan Kepala Dinkes Rachman.

“Dengan program Kepala Puskesmas yang berkeliling mendata kesehatan keluarga secara langsung, Insya Allah bisa kita identifikasi permasalahannya sejak awal. Apapun program yang baik dari Dinkes pasti akan terus kita dukung,” ujarnya.

Acara juga diselingi dengan penyerahan SK CPNS Formasi PTT Kemenkes bagi 52 orang bidan dan 1 orang dokter yang diterima secara simbolis oleh tiga orang perwakilan bidan. Bupati juga menyerahkan 60 buat tablet sebagai sarana untuk mendukung penguatan sistem informasi kesehatan.

Untuk itu bupati mengajak para peserta Rakerkesda untuk terus berkreasi dan berinovasi. “Jangan sampai layanan e-posyandu, e-puskesmas dan lainnya terhambat karena petugasnya tidak kreatif. Petugas harus terus meng-update informasi supaya kita dapat informasi yang utuh,” pesannya.

Di akhir acara pembukaan Rakerkesda, seluruh peserta dan tamu undangan melakukan senam kebugaran. Tampak bupati yang gemar olahraga ini menikmatinya. Usai senam bupati dan kepala SKPD melakukan pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan Rakerkesda ini diikuti 108 orang peserta terdiri dari seluruh Kepala Puskesmas dan jajaran serta undangan dari instansi lintas sektor terkait di Lombok Barat. (romi/humas)

Sambutan