PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN MODEL SEKOLAH/MADRASAH SEHAT SETINGKAT SMA/SMK/MA

Foto untuk : PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN MODEL SEKOLAH/MADRASAH SEHAT SETINGKAT SMA/SMK/MA
Share

Gunungsari, 27 September 2019
Dalam rangka mewujudkan peserta didik yang sehat di sekolah dilakukan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrash (UKS/M). UKS/M memiliki 3 pilar, yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. Program UKS/M dilaksanakan oleh Tim Pelaksana (TP) UKS/M yang ada di setiap sekolah/madrasah.


Langkah-langkah pelaksanaan trias UKS/M yang terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar, menerapkan kegiatan PENDIDIKAN KESEHATAN (gerakan literasi, sarapan bersama, PHBS, CTPS, pendidikan gizi seimbang dengan sarapan dan kudapan bersama, sikat gigi bersama, optimalisasi 4L pada jam istirahat dan aktivitas fisik pada pergantian jam pelajaran); PELAYANAN KESEHATAN (pemeriksaan kesehatan peserta didik, pemberian Tablet Tambah Darah [TTD], imunisasi, pemberian obat cacing); dan PEMBINAAN LINGKUNGAN SEHAT (kantin sehat, pengelolaan sampah, pemanfaatan pekarangan, pemberantasan sarang nyamuk, pembinaan kader kesehatan sekolah) dalam keseharian yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar dengan harapan akan lahir sekolah/madrasah sehat sehingga bermanfaat bagi peserta didik dalam menumbuhkan kemampuan berperilaku hidup bersih dan sehat, memiliki keterampilan hidup sehat, dan keterampilan sosial yang baik sehingga dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.


Pelaksanaan tiga pilar UKS/M dalam proses belajar dapat dijalankan oleh guru sebelum memulai pelajaran, dan juga melalui gerakan literasi siswa didorong membaca buku terkait kesehatan serta melalui pembiasaan praktek cuci tangan pakai sabun dan sikat gigi bersama. Hasil akhir yang diharapkan adalah peserta didik dapat terbiasa melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini juga sejalan dengan program pengembangan pendidikan karakter sehingga dapat membentuk karakter peserta didik yang mencintai kebersihan sejak dini.

Untuk mewujudkan sekolah/madrasah sehat, diperlukan rangkaian kegiatan pada tingkat kecamatan, salah satunya adalah ORIENTASI PELAKSANAAN SEKOLAH/MADRASAH SEHAT bagi sekolah/madrasah model, dimana sasarannya adalah kepala sekolah; guru; masyarakat sekolah; orangtua peserta didik; komite sekolah yang dilaksanakan oleh Tim Pembina (TP) UKS/M Kecamatan atau PUSKESMAS seperti yang dilakukan oleh UPT BLUD PUSKESMAS GUNUNGSARI dengan melaksanakan PERTEMUAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN MODEL SEKOLAH/MADRASAH SEHAT Setingkat SMA/SMK/MA di MA ADDINUL QOYYIM GUNUNGSARI, setelah sebelumnya pada Senin 23 September 2019 Pertemuan Pembinaan dan Pengembangan Model Sekolah/Madrasah Sehat Setingkat SMP/MTs dilaksanakan di MTs AL AZIZIYAH PUTRI GUNUNGSARI. Pertemuan ini bertujuan agar  kepala sekolah; guru; masyarakat sekolah; orangtua peserta didik; komite sekolah terorientasi tentang Model Sekolah/Madrasah Sehat dan adanya agenda pelaksanaan Trias UKS/M yang terintegrasi pada jadwal mata pelajaran. Selanjutnya dilakukan ASSESMENT AWAL untuk mendapt BASELINE DATA dengan menggunakan FORMAT ASSESMENT. 
Kunci keberhasilan untuk mewujudkan model sekolah/ madrasah sehat salah satunya adalah adanya komitmen untuk melaksanakan kegiatan UKS/M secara terintegrasi dengan kegiatan sekolah, hal ini sudah dinyatakan oleh Kepala Madrasah Aliyah Addinul Qoyyim Ibu Hj. Mujibatun Bahily, S. Ag. bahwa Madrasah yang dipimpinnya bahkan telah terbentuk POSKESTREN, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang ada saat ini terdiri dari Kepramukaan, PMR, pencaksilat dan sebagainya; disamping itu adanya bimbingan teknis secara rutin dan terkoordinasi yang dilakukan melalui kunjungan ke sekolah-sekolah dengan waktu yang terjadwal dan monitoring evaluasi. 
Bimbingan teknis bertujuan sebagai upaya untuk mengetahui tingkat implementasi UKS/M, kemajuan model sekolah sehat apakah sudah dilaksanakan atau belum, jika sudah dilaksanakan apakah sesuai dengan pedoman sehingga jika belum sesuai maka koreksi dapat segera diberikan. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan menggunakan data obyektif yang didapat melalui instrumen kuesioner melalui analisa data untuk memastikan apakah pelaksanaan Trias UKS berdampak pada peningkatan status kesehatan peserta didik.  Tahapan monitoring dan evaluasi sebagai berikut : 1. Monitoring Awal, dilakukan pada awal dimulainya program model sekolah sehat, disarankan bertepatan dengan awal tahun ajaran baru, untuk menghasilkan data dasar status kesehatan peserta didik, pengetahuan kesehatan peserta didik dan pelaksanaan trias UKS/M di sekolah; 2. Monitoring Akhir, dilakukan pada akhir tahun ajaran, untuk menghasilkan data akhir status kesehatan peserta didik, pengetahuan kesehatan peserta didik dan pelaksanaan trias UKS/M di sekolah, yang akan dibandingkan dengan data dasar untuk di dapatkan data dampak pelaksanaan Trias UKS; 3. Evaluasi, dilakukan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan Trias UKS, permasalahan dan solusi serta yang terpenting adalah memperoleh rencana tindak lanjut bagaimana melanjutkan pelaksanaan Trias UKS/M di sekolah tersebut ataupun mereplikasi ke sekolah lainnya. (Promkes_Lobar/DeQ_Astie)

Sambutan