LOGO dikes
Beranda > Berita > Wagub Dan Wabup Berikan Kapsul Merah Untuk Cegah Stunting Di Posyandu Kelu…
Berita Utama

WAGUB DAN WABUP BERIKAN KAPSUL MERAH UNTUK CEGAH STUNTING DI POSYANDU KELUARGA

Posting oleh dikeslobar - 17 Agu 2022 - Dilihat 153 kali

Lombok Barat, 09 Agustus 2022 - Tepat di bulan Kemerdekaan RI dan Bulan Vitamin A tahun ini, Wakil Gubernur NTB Hj.Sitti Rohmi Jalilah didampingi Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun berkesempatan meneteskan Kapsul Merah Vitamin A kepada anak balita sasaran Posyandu Merpati Mejeti Daye, Desa Krama Jaya, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, pada selasa (9/8/2022).

Wakil Gubernur NTB yang sekaligus sebagai Ketua Badan Kerjasama Oganisasi Wanita (BKOW) NTB datang bersama rombongan ke Posyandu Merpati dengan Strata Purnama Bintang 2 Gemilang di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada itu dalam rangkaian kegiatan Bulan Penimbangan dan Bulan Pemberian Vitamin A yang di rangkai dengan pemberian paket sembako bagi perempuan rentan di Posyandu Keluarga. Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun sekaligus sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lombok Barat mendampingi Wagub NTB dan mengambil peran dalam pemberian Vitamin A tersebut, sebagai salah satu upaya mencegah stunting, karena GOW juga memiliki peran penting dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah ini.

Dalam kesempatan itu Ketua BKOW NTB yang juga tokoh nomor 2 di Pemprov NTB tersebut mengajak kepada semua jajaran untuk bersama sama dan selalu bekerjasama dalam upaya percepatan penurunan Stunting di NTB dan Lombok Barat khususnya. Salah satu upaya yg dilakukan dengan terus mendorong terlaksananya kegiatan Posyandu Keluarga sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Karena menurutnya Posyandu keluarga merupakan wadah yang strategis untuk melakukan penjaringan dan edukasi pencegahan stunting sejak d

Di hadapan para sasaran Posyandu Keluarga Wagub NTB ingatkan para orang tua untuk memperhatikan asupan gizi yang cukup untuk keluarganya. Beliau juga mengingatkan bahwa target penurunan stunting yang akan dituju sebesar 14% pada tahun 2024 nanti, sehingga perlu kerjasama serta konvergensi semua pihak untuk mewujudkannya.

Kedatangan Wagub selalu Ketua BKOW NTB di Desa Kramajaya disambut dengan Kesenian Tarian "RUDAT" yang merupakan Kesenian Tradisional Khas Dusun Mejeti Daye yang baru mulai di aktifkan kembali. Seni Tarian RUDAT ini sebagai sebuah wadah seni budaya masyarakat, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan generasi muda di Desa tersebut.

Tampak hadir dalam kegiatan Posyandu Keluarga tersebut Wagub NTB,Wabup bersama Pengurus GOW Lobar ,Kadikes Provinsi NTB, Kadikes Lobar diwakili Kabid Kesmas, Kadis Dukcapil, Kepala Puskesmas Narmada, Camat Narmada , Plt.Kepala Desa Krama Jaya dan tim lainnya. Semoga dengan selalu bekerjasama dan konvergensi yang baik maka angka stunting di daerah Gumi Patut Patuh Patju ini dapat segera ditekan dan di minimalisir, guna menciptakan generasi sehat dan cerdas di masa mendatang, aamiin.


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *